the way i've choosen maybe is yours too... so let the dreams come true

Foto Saya
jolanda atmadjaja herlambang
Indonesia
Lihat profil lengkapku

Senin, Maret 24, 2008

Kaca-Mata BACA






ada kaca-mata di atas meja
bukan Kaca-Mata GAYA……tapi Kaca-Mata BACA


menjelang senja usia
seakan tak pernah beranjak tua


Kaca-Mata BACA jadi pendamping setia
dan bukan Kaca-Mata GAYA


Jumat, Maret 21, 2008

Kita dan Bawang Merah




sumber gambar :
http://id.wikibooks.org/wiki/Resep:Bawang_merahkita dan bawang merah


apa arti bawang merah ?

membuat kita ‘menangis’
menjadikan kita sibuk meniadakan bau
segera membusuk saat lembab

membawa kita pada ‘kenikmatan’
melengkapi ‘kekurangan’
memiliki kekuatan rasa
menyajikan aroma tersendiri

kadang kita seperti bawang merah
tidak selalu membuat nyaman
namun mampu memberi ‘keutuhan’
dua sisi yang selalu menyertai

Kamis, Maret 20, 2008

sebentuk cara

setiap kita punya cara
tuk menghentikan segala putaran
ruang dan waktu
kenangan dan pencarian
permainan dan perenungan

dan setiap kita pun tahu
saat berputar , berhenti , menikmati , berkeras hati , menyangkal diri dan berputar kembali
tidak akan membuat kita kehilangan cara
untuk terus melakukan pembenaran diri

Selasa, Maret 18, 2008

menikmati video klip 'anak sekolahan'


'Terima Kasih Cinta' - Afgan Syah Reza
( sutradara : Jose Purnomo )
http://www.youtube.com/watch?v=nhQ5bCHaeQw


kesederhanaan jalinan cerita, lirik dan lagu
kekuatan teknik vokal
easy listening

tanpa kompleksitas teknis
natural
kekuatan gambar
dukungan ekspresi dan penghayatan adegan

penampilan kontras
gaya 'anak sekolahan' dengan feminin
penyesalan dan kemarahan

mellow but powerful





"Yang penting bagi saya
bukanlah siapa diri kita sebetulnya
namun bagaimana kita berbagi
dan menunjukkan bakat yang kita miliki
guna membuat orang senang,"

Minggu, Maret 16, 2008

it's your day

keep on walking and running
become a leader from day to day
and enjoy the life
although it isn’t easy enough to do
which one do you want to choose ?
- papa's on duty -

Sabtu, Maret 15, 2008

Radio dan Desain Set

sumber gambar :
Radio memiliki kualitas ‘jangkauan personal’
melalui beragam program siaran-nya
melebihi televisi dan media cetak
tidak sekedar sebagai media penyampai info dan program hiburan
kadang kita lebih menganggap radio sebagai ‘teman’ dibanding dengan mp3 player
saat santai, menjelang tidur, di tengah stress menghadapi kemacetan,
ataupun di tengah ketegangan mengikuti sebuah berita, ‘warning’ bencana, dsb.

menikmati siaran radio berikut sapaan penyiarnya
mampu memenuhi kebutuhan emosi, menggugah memori kita
menjadikan kita sebagai bagian dari proses 'hidup' sebuah program, komunitas pendengar



Desain Set berpeluang memiliki kualitas yang sama seperti siaran radio
mampu men’dekat’kan pengamat, pengunjung, pengguna, audience, pemirsa
menghadirkan sense of place, keterlibatan emosi, sensasi tontonan,
memorable event

jika kita ingin mengerti ‘desain’
memahami desain set akan memberi kita keleluasaan men’dekat’i desain secara lebih intuitif, multi dimensi
merasakan kekuatan citra sebuah produk pada event pameran, mengapresiasi set pada video klip musik, window-display dan dekorasi tematik di pusat perbelanjaan, atmosfer sebuah pesta pernikahan atau ulang tahun
sense of place pada pertunjukan musik, fashion, teater dan film, dsb

Set Panggung Ulang Tahun ke-4 Trans TV
sumber gambar :
www.audiopro.co.id/detail.asp?Id=1307&Cid=5&eid=21

keutuhan desain set
menuntut kepekaan pemahaman kekuatan karakter produk yang dipromosikan,
kekuatan pilihan tema pendukung ‘pesan’
kekuatan ‘cerita’ dalam pertunjukan teater, tari, dan film
kekuatan lirik dan lagu juga karakteristik penyanyi, musisi yang diusung dalam pertunjukan musik dan video klip
pemanfaatan multi media
ditunjang oleh kepesatan perkembangan teknologi komputer, bahan dan konstruksi
digital special effect, lighting dan tata suara, motion graphic, panggung ‘bergerak’, layar LED, dan properti penunjang lain

Radio dan Desain Set
tidak serupa
tapi punya kekuatan yang sama

Jumat, Maret 14, 2008

espresso for you

never mind !
just get up – walk to your favourite place – do something better – enjoy your self
you can change everything
but don’t miss a thing……

your ‘espresso’ time


Rabu, Maret 12, 2008

menjadi pecandu...

‘dekat’ dengan sesuatu, seseorang atau apapun itu
menyatakan sisi manusiawi kita

jika hal ini terjadi sebagai akibat proses ‘dialog’, komunikasi yang bersifat personal
kita akan merasakan suatu keutuhan
sedangkan jika yang terjadi adalah suatu bentuk ‘pemujaan’
yang kita rasakan adalah ke’dekat’an semu, mimpi-mimpi dan candu



perkembangan budaya pop dengan media massa sebagai penunjangnya
mengantar kita pada era di mana tiap orang leluasa untuk mempublikasikan diri
ataupun menjadikan segala miliknya bersifat pribadi, eksklusif…
harajuku style, reality show, boutique clinic, infotainment, blog, ring back tone, sms, dll.

sumber gambar :
www.bodyart-lounge.com/2008/03/harajuku-style.html




‘trend’ bagai candu
kadang menjadikan nalar sebagai pilihan kedua pendekatan keputusan
menjadikan kita ‘kaya’ tapi ‘miskin’
berhutang tanpa sanggup membayar, memprioritaskan kepentingan diri, meniadakan aturan,
mengambil jalan pintas demi tujuan popularitas
histeria belanja, demam ‘game’, gadget, internet dan sepakbola,
antrian audisi Indonesian Idol, sms berhadiah, dll.

sumber gambar :


saat kita merasa nyaman dengan kecanduan kita
ada 'kesenangan' yang memberi energi baru buat kita
seolah memberi kita 'hidup' lebih panjang lagi
menjadikan dunia tidak habis dijelajahi

namun juga ada dua hal yang akan terjadi

kita temukan titik di mana kita mampu berbalik
di mana kita mampu ber’dialog’ dengan obyek, hal-hal yang kita ‘puja’
dan menjadi pengendali bagi diri kita sendiri

atau kita dalam kondisi over dosis
mungkin sekarat dan mati
atau bahkan kita akan selalu bermimpi

Selasa, Maret 11, 2008

Kisah Sebatang Coklat di Tengah Padang Ilalang

aku sebatang coklat
yang nyaris jadi tiada

aku padang ilalang
yang nyaris jadi hampa

andai waktu selalu ada untukku
padangku jadikan ‘ada’ku

Sabtu, Maret 08, 2008

about Value

value something - can make you get everything
change your self - can make every thing become valuable



Kamis, Maret 06, 2008

saat makan menjadi pengalaman estetis.....

Tulisan ini merupakan bagian dari artikel
Estetika pada Era Konseptual -
telaah pragmatis estetika – mengkaji estetika dengan sudut pandang keseharian

menjadikan kegiatan makan sebagai pengalaman estetis
tak hanya milik para penikmat makanan ‘maknyusss’ ala kafe atau hotel berbintang….

‘sego kucing’ di angkringan
tempe goreng buatan emak
lalapan segar dari kebun
ubi rebus yang masih mengepul


sumber gambar :

http://media-jogja.blogspot.com/2007/12/media-jogja-angkringan-starbucks-ala.html

saat makanan tersaji…..
tidak hanya sesuai selera
tidak gosong, terlalu asin ataupun hambar

tapi juga…
‘menyatakan’ keunikannya
secara rasa, penataan, historis, ataupun sebagai bagian dari tradisi
memberi kontribusi positif bagi kesehatan kita

makan tidak hanya untuk kenyang
makan sebagai ‘nikmat’ tersendiri
makan sebagai sebuah proses…..


terima kasih pada pak Bondan Winarno
yg telah turut membuka wawasan kuliner
menjadikan makanan tidak sekedar ‘maknyuss…’
sadar bahwa makanan tidak hanya memiliki nilai fungsional dan struktural
tapi juga nilai filosofis, sosial, historis, ekonomi bahkan nilai politis…..

Bondan Winarno

menjadikan ‘trend dan gaya hidup makan’
sebagai media memahami ‘keindahan’
dengan cara keseharian
pragmatis
tidak hanya sekedar bagian dari euforia wisata kuliner
tapi sebuah pengalaman estetis…

di tengah ‘kelaparan’
bagaimana makan dapat menjadi pengalaman estetis ?
saat makan adalah sebuah kegiatan ‘mahal’
dimensi estetis justru berada pada posisi yang lebih dalam
........Makan sebagai ungkapan Syukur……

Rabu, Maret 05, 2008

someone to depend on

if your life is full of self-blaming

there’s no one to rely on
who makes you see every thing clearly
let you know who you are


but if life is clear enough to understand

it means that someone to depend on is so close to you

(gambar nadya 07.05.2007)

Minggu, Maret 02, 2008

just the way i am

suatu pencapaian
menyisakan beragam tanya dan keraguan
akankah ditinggalkan ?
atau menjadi keyakinan
akan pencarian tak berkesudahan ?

Finding the Way
not Lost in Space again

Sabtu, Maret 01, 2008

Estetika pada Era Konseptual (3)


Angelina Jolie memiliki keindahan, sensualitas fisik, daya tarik, pesona tersendiri, kita menyebutnya cantik dan ‘sexy’
(sumber gambar : http://www.ewaves.net/)


The Thinker karya Auguste Rodin
(sumber gambar :
www.common.wikimedia.org)

Karya seni yang proporsional, realis cenderung disebut indah,
walau memang banyak karya seni ‘indah’ yang juga memiliki kekuatan tema, kekuatan visualisasi yang didasari konsep (seperti dalam kasus ‘The Thinker’ Auguste Rodin)

Dalam konteks ini keindahan atau yang disebut ‘indah’ di keseharian adalah
yang cantik, yang sexy, hidung mancung, kulit bersih, proporsional, elegan, realis, dan hal-hal lain yang cenderung bersifat fisik.

Benarkah estetis secara praktis adalah indah yang hanya bersifat fisik ?
Mengapa operasi plastik disebut bedah estetika ?
Mengapa bangunan rumah tinggal bergaya Yunani yang cenderung disebut estetis ?
Mengapa lukisan Basuki Abdullah lebih disebut indah dibanding karya abstrak Affandi ?
Apakah benar sedemikian sempit arti estetika di keseharian ?

Jika hal ini yang umum dipahami
maka estetika hanya akan didominasi oleh masalah selera
dan kesadaran estetis akan mengalami proses yang panjang
seperti juga sain dan teknologi - secara logis pemahaman estetika pun mengalami tahapan proses sejalan dengan perkembangan pemikiran

Sejauh ini perbincangan estetika secara filosofis seolah hanya milik para akademisi, filsuf, seniman, desainer, arsitek, sastrawan
padahal sejak lahir dan setiap hari secara praktis kita telah ber-estetika

sadarkah kita kalau memilih warna favorit kita adalah suatu proses sederhana kesadaran estetis ?
sadarkah kita bahwa memilih produk ramah lingkungan adalah merupakan pengalaman estetis ?
sadarkah kita bahwa blog dan website kita berpeluang jadi karya seni (seni elektronik) ?
sadarkah kita jika karya kita optimal secara fungsi, teknis, struktur, ekologis juga disebut estetis ?

di tengah ‘rimba’ budaya kontemporer
dengan beragam kepentingan politis, komersial, manipulasi diri, gaya hidup, dll.
Upaya mem’bumi’kan Estetika
tidak berarti mengakibatkan ‘estetika’ kehilangan kemurniannya
kemudahan mengakses informasi, kekuatan pemikiran, kefleksibelan menyikapi tantangan alam menjadi modal upaya mem’bumi’kan estetika

untuk apakah sebuah kebenaran
jika tidak menjadikan kita ‘benar’ ?
untuk apakah jutaan kebaikan
jika tidak menjadikan kita ‘baik’ ?

Recent Comments

Pengikut